Namanya Camellia Shehata Zakher, ia berusia 25 tahun, lahir di salah satu kota di Mesir, Almenia dan dibesarkan sebagai seorang Kristen. Dia menikah setelah menyelesaikan pendidikan sarjana di jurusan ilmu pengetahuan dengan seorang pendeta bernama Tadros Samaan.
Dia bekerja sebagai guru di kota yang sama di mana suaminya tinggal. Setelah beberapa waktu menikah, dia tahu tentang kenakalan suaminya, yaitu mencuri uang dari gereja dan menyembunyikannya di sebuah
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Minggu, 16 Januari 2011
Kamis, 13 Januari 2011
AKU BERIMAN KEPADA ALLOH; SIAPA BERTAWAKAL KEPADA ALLOH, NISCAYA ALLOH AKAN MENCUKUPINYA
Bismillaahirrohmaanirrohiim
Sdra/i ku,
Suatu hari,
Ada seorang sahabat masuk ke masjid Rasulloh SAW pda selain waktu sholat. Di sana ia melihat seorang anak kecil yg umurnya blum sampai 10 tahun. Anak itu sholat dngan bgtu khusyu'.
Maka, sahabat itu menunggu sampai anak kecil itu menyelesaikan sholatnya. Begitu selesai, ia mendatangi anak kecil tersebut dan bertanya, "Hai anakku, putera siapakah engkau?"
Mendengar pertanyaan itu, sang anak kecil menundukkan kepalanya dan pipinya basah oleh tetesan air mata. Sebentar kemudian ia angkat kepalanya seraya berkata, "Paman, saya ini yatim piatu!"
Sahabat tersebut menjadi iba kpdanya, lalu menawarkan diri, "Wahai anakku, maukah kamu kuangkat sbgai anakku?
Ia bertanya, "Apakah kalau aku lapar, paman akan memberiku makan?
"Ya," jawabnya
Apakah kalau aku tdak berpakaian, paman akan memberiku pakaian?"
"Ya."
"Apakah kalau aku sakit, paman sanggup menyembuhkanku?"
"Tidak ada jaminan wahai anakku," jawab sahabat itu.
"Apakah kalau aku mati, paman sanggup menghidupkanku?"
"Tidak mungkin anakku!"
Sdra/i ku,
Suatu hari,
Ada seorang sahabat masuk ke masjid Rasulloh SAW pda selain waktu sholat. Di sana ia melihat seorang anak kecil yg umurnya blum sampai 10 tahun. Anak itu sholat dngan bgtu khusyu'.
Maka, sahabat itu menunggu sampai anak kecil itu menyelesaikan sholatnya. Begitu selesai, ia mendatangi anak kecil tersebut dan bertanya, "Hai anakku, putera siapakah engkau?"
Mendengar pertanyaan itu, sang anak kecil menundukkan kepalanya dan pipinya basah oleh tetesan air mata. Sebentar kemudian ia angkat kepalanya seraya berkata, "Paman, saya ini yatim piatu!"
Sahabat tersebut menjadi iba kpdanya, lalu menawarkan diri, "Wahai anakku, maukah kamu kuangkat sbgai anakku?
Ia bertanya, "Apakah kalau aku lapar, paman akan memberiku makan?
"Ya," jawabnya
Apakah kalau aku tdak berpakaian, paman akan memberiku pakaian?"
"Ya."
"Apakah kalau aku sakit, paman sanggup menyembuhkanku?"
"Tidak ada jaminan wahai anakku," jawab sahabat itu.
"Apakah kalau aku mati, paman sanggup menghidupkanku?"
"Tidak mungkin anakku!"
Langganan:
Postingan (Atom)
